Spekulasi para Spekulan Bernama Umat Agama Samawi : Orang Jahat Lebih
Beruntung dan Panjang Umur karena Diberi Kesempatan oleh Tuhan untuk Bertobat—Namun
Tuhan Disaat Bersamaan, Kian Menyempitkan Ruang Nafas bagi Kalangan Korban
Kabar Gembira bagi Pendosa (Penjahat), Sama artinya Kabar Duka bagi Kalangan Korban
Question : Umat agama samawi paling gemar berspekulasi. Mereka membuat asumsi spekulatif, bahwa orang jahat lebih cenderung beruntung dan panjang usia hidupnya, karena Allah memberi kesempatan kepada si jahat untuk bertobat. Bukankah itu argumentasi yang lucu dan kekenakan, sebab itu sama artinya membuat para korban maupun calon korbannya menjadi “pendek umur” karena menjadi korban dari si jahat. Itu apa bedanya dengan merampas usia hidup dan kebahagiaan korban-korban, dengan memberikan panjang-usia maupun kemakmuran bagi si jahat yang justru kian merajela tanpa penjeraan apapun, dengan tetap “business as usual”, bahkan kejahatan dan sifat jahatnya kian berkembang lebih tidak terkontrol lagi alias menjadi-jadi?


