Menikmati dan Mencandu “PENGHAPUSAN DOSA” artinya Menikmati serta
Kecanduan “DOSA-DOSA UNTUK DIHAPUSKAN”
Membenci Tanpa Alasan, semata karena Diharuskan demikian oleh Kitab Agama
Samawi, Ciri Agama KEBENCIAN
Question: Dari penilaian saya secara jujur dan objektif,
hukum karma atau hukum sebab-akibat, merupakan sistem merit egaliter yang
paling adil dan paling ideal. Pertanyaannya, mengapa banyak orang yang justru
memilih menjadi umat nonBuddhis? Kita ambil contoh lainnya, Ibrahim menyembelih
Ismail, anak kandungnya, disebutkan oleh umat agama samawi sebagai bentuk
pengorbankan-diri, yakni mengorbankan apa yang paling dikasihi oleh Ibrahim.
Itu penilaian orang yang buta nuraninya.
Yang paling dicintai oleh Ibrahim, ialah nyawa hidupnya sendiri, bukan
nyawa sang anak. Bila betul Ibrahim hendak berkurban dan mengorbankan apa yang PALING
IA CINTAI, maka semestinya ia mengorbankan nyawanya sendiri demi menebus nyawa
sang anak, bukan sebaliknya, mengorbankan nyawa sang anak demi kesenangan sang
ayah yang ingin bersetubuh dengan bidadari di surga. Alih-alih memilih masuk
neraka demi menyelamatkan sang anak, Ibrahim yang tergila-gila ingin
bersenang-senang dengan bidadari di surga, secara sadar memilih untuk
mengorbankan apa yang TIDAK LEBIH PENTING dari nyawa maupun EGO dirinya
sendiri, yakni nyawa milik sang anak.