Umat Agama Samawi Mencoreng Agamanya Sendiri, karena Agama Samawi Memang Mencoreng Dirinya Sendiri Lewat Iming-Iming KORUP Semacam Dogma PENGHAPUSAN DOSA bagi PENDOSAWAN
Umat Buddhist yang Berbuat Buruk dan Tercela, adalah Umat yang Menyimpang
dari Dhamma karena Sang Buddha Tidak Menolerir Perbuatan Buruk Sekecil Apapun
Sebaliknya, Umat Agama Samawi yang Moderat juga Tidak Mabuk dan Tidak
Kecanduan Ritual PENGHAPUSAN DOSA, adalah OKNUM. Nabi Rasul Allah Sendiri
adalah Pecandu-Berat Ritual PENGHAPUSAN DOSA, dimana Taraf Kecanduannya
Kelas-Berat
Pernah ada seorang klien, yang memercayakan penulis atas perkara bernilai puluhan miliar Rupiah, sekalipun sang klien belum pernah berjumpa tatap-muka dengan penulis. Besar kemungkinan karena sang klien mengetahui bahwa penulis adalah seorang Buddhist. Jika penulis menyalah-gunakan kepercayaan orang lain, atau bahkan menipu, maka itu sama artinya mencoreng nama sang guru agung yang menjadi junjungan / teladan bagi penulis, yakni Sang Buddha yang sama sekali tidak menolerir sekecil apapun perbuatan buruk yang dapat dicela oleh para bijaksanawan.