Apakah Ideologi merupakan “Benda Mati” yang Tidak dapat Menggerakkan, Memanipulasi, Memprovokasi, Mengeksploitasi, Membajak, Menghasut, serta Menginfeksi Pikiran Manusia?
Question: Ada tokoh yang mengakunya sebagai cendekiawan anthropologi yang menyebutkan, bahwa agama adalah benda mati, karenanya agama samawi bila sekalipun dogmanya mengajarkan penghapusan dosa bagi umat pemeluknya, tidak dapat mencelakai siapapun. Mengapa saya merasa ada yang salah dari paradigma dari sang tokoh tersebut? Benda mati, sifatnya “digerakkan” oleh yang menggunakan benda tersebut, bukan justru “menggerakkan” manusia yang memegangnya. Saya kira ada yang salah dari cara berpikir yang bersangkutan, namun sukar untuk saya sebutkan untuk mengungkapkannya.
