PERANG CANDU Model Baru : Penetrasi Dogma / Ideologi Korup Bernama “PENGHAPUSAN DOSA”, bagi “KORUPTOR DOSA” Tentunya

Ideologi Korup “PENGHAPUSAN DOSA” Jauh Lebih Merusak dan Adiktif Membuat Kecanduan daripada Narkotika

Ideologi KORUP Dibalik Dogma Agama Samawi yang Meng-HALAL-kan “PENGHAPUSAN DOSA”, bahkan Lebih Berbahaya daripada Ideologi Komun!sme

Question: Adakah yang lebih adiktif dan lebih membuat kecanduan serta lebih merusak daripada tembakau, alkohol, maupun narkotika?

Manusia Tidak Perlu Disuruh Menikah dan Melahirkan Keturunan, Hewan pun Kawin dan Beranak-Pinak Sekalipun Tidak Ada yang Menyuruh dan Tidak Perlu Disuruh

Bila Sudah Tahu dan Sadar bahwa Hidup adalah Dukkha, mengapa Masih juga Melahirkan Anak ke Dunia ini untuk Turut Menderita?

Question: Yang membuat saya heran selama ini, apakah ada orang yang tidak menyadari dan mengetahui bahwa hidup atau kehidupan ini sejatinya adalah duka, dimana setiap makhluk yang berkondisi terikat oleh siklus sakit—tua—meninggal dunia? Segalanya berubah, tidak ada yang bisa digenggam erat, bahkan seseorang cenderung untuk menyakiti dirinya sendiri, berpisah dengan yang dicintai, berkumpul dengan yang dibenci, apakah belum cukup membuktikan bahwa hidup ini adalah duka? Pertanyaannya, jika sudah tahu bahwa hidup ini adalah duka, mengapa juga mereka masih menikah dan melahirkan anak-anak yang akan mengalami duka di dunia ini?

Allah Bersekutu dan Berkomplot dengan Saitan / Iblis, agar Umat Agama Samawi Mabuk dan Kecanduan PENGHAPUSAN DOSA

Bung, hanya PENDOSA yang Butuh Ideologi KORUP Bernama “PENGHAPUSAN DOSA” bagi “KORUPTOR DOSA”

Question: Iming-iming paling utama yang diberikan oleh Allah, ialah pengampunan atau penebusan dosa, agar umat manusia menghamba kepada Allah. Menjadikan kita patut bertanya, sebenarnya Allah bermusuhan dan berperang dengan setan (evil) atau justru sebaliknya, bermufakat, merangkul, dan bekerjasama dengan setan dalam rangka mengecoh serta memperbudak umat manusia?